
DV Run adalah acara 5k charity run yang diselenggarakan oleh salah satu UKM kehrohanian di Binus yaitu KMBD. Tujuan dibuatnya acara ini adalah untuk menduking dan mewujudan hak atas perlindungan dan pendidikan anak Indonesia. Acara ini disselenggarakan pada tanggal 4 Desember 2016 di Pasar Seni, Ancol.Saya Lyanna (2001558681) merupakan salah satu mahasiswi juruasan Marketing Communication 2020 di Binus University. Saya mengikuti acara DV Run ini. Saat pertama kali saya mendapatkan informasi tentang akan diadakannya acara DV Run ini, saya gak tau kenapa merasa sangat antusias untuk mengikuti acara ini. Meskipun saya tau untuk mengikuti acara ini diharuskan untuk mengeluarkan biaya yang lumayan. Mungkin untuk sebagian orang biasa saja dan sebagian orang keberatan. Sejujurnya saya merupakan orang yang bertipe keberatan untuk mengeluarkan uang yang banyak. Tapi tidak tau kenapa saya merasa sangat senang dan sangat ingin untuk mengikuti acara ini. a Mungkin salah satu alasan saya mengikuti acara ini karena ini merupakan acara amal yang dibuat untuk membantu anak-anak jalanan diluar sana.
Singkat cerita saya pun mendaftarkan diri saya untuk menjadi peserta dalam acara lari ini. Saja juga mengajak beberapa teman-teman saya untuk mengikuti acara ini. Rupanya banyak juga dari teman-temen saya yang sangat ingin mengikuti acara ini. Jadi saya dan teman-teman saya pun ikut mendaftar.
Karena Saya telah Mendaftarnya dari jauh hari sekali kalau gak salah bulan Oktober awal, saya sempat sudah lupa akan adanya acara ini. Untungnya saya masih bersemangat dan ingin untuk mengikuti acara ini. Pada saat itu juga ada remainder juga si dari para panitia, serta juga ada pembagian race pack yang ada berisikan tiket masuk, baju, nomer, tas, air minum, dan beberapa vocher yang diberikan.
Pada hari H saya dan teman-teman saya bersiap-siap dari jam 4 pagi dan kami mengumpul untuk berangkat bersama jam 5 dan akhirnya kami beragkat jam 5.30. Kami berangkat dengan 2 mobil (karena sangking ramenya). Dalam perjalanan tiba-tiba hujan gerimisi yang cukup membuat kekecewaan kami. Kami berharap hujannya hanya sebentar saja agar kami bisa tetap lari nantinya. Kami sampai di Ancol pada jam 6 sekian. Gerimis pun tak kunjung berhenti juga. Pada saat kami sampai di Ancol sudah banyak sekali peserta yang sudah datang dan menunggu acaranya dimulai.
Sebelum acaranya utama kita yaitu lari tersebut kita akan melakukan pemansan terlebih dahulu yang dipimpin oleh instrukur.
Inilah salah satu foto yang sempat saya abadikan saat sedang dilakukannya pemanasan. Saat pemanasan ini suasana masih juga gerimis, tidak banyak dari peserta yang ikut dalam acara lari tersebut ikut melakukan pemanasan terlebih dahulu. Ini sebagian dari peserta yang mengikut pemanasan terlebih dahulu. Saya hanya mengikuti menasannya sedikit saja (hehehe).
Setelah pemanasan selesai, sekitar jam 7 lewat sedikit. Para peserta pun diarhkan untuk ke jalur untuk lari dan ke garis start karena akan dimulai acara larinya. Panitia pun sempat menginfokan kepada kami bahawa jika para peserta yang bisa sampai kegaris finish sebelum jam 9 akan menadapatkan mendali. Saya sudah sedikit pesimis karena jarak yang akan ditempuh cukup jauh dan saya juga tidak begitu bisa lari.
Para peseta yang sangat antusias dan tidak sabar lagi untuk memulai untuk lari.
Ini adalah foto saya dan bersama teman saya Verren Livia Candra di kerumunan orang-orang yang menunggu di balik garis start.
Saya dan Verren juga sempat untuk berselfie bersama juga sebelum kami lari.
Ini adalah tampillan muka antusias kami yang masih fresh sekali.
Ini juga salah satu foto yang sempat diabadikan sebelum kami lari. Ini adalah semua teman-teman yang saya ajak untuk mengikuti DV Run ini. Mereka semua juga tampaknya sangat antusias untuk mengikuti acara ini.

Ini salah satu foto yang sempat saya abadikan pada saat start untuk lari telah dibuka dan dimulai. Semuanya pun sangat antusias untuk berlar agar bisa menjadi juara 1 tercepat yang sampai di garis finish nantinya.

Semua orang yang mengikuti DV Run yang sangat semangat untuk mengejar garis finish.

Detik-detik mencapai garis finis saya berlari dengan sangat semangat dan senang. Saya akhirnya bisa mencapai garis finish pada pukul 8.20 sekian. Saya merasa sangat senang. Ditambah lagi di garis finish sana disambut oleh para anak-anak jalanan yang bersiap-siap untuk mengalungkan mendali kepada para peserta yang mencapai garis finish.
Para anak-anak pun sangat berantusias untuk memberikan mendali kepada para peserta yang berhasil sampai di garis finish sebelum jam 9 Ini juga ada performace dari salah satu anak-anak jalanan.
Mereka bernyanyi dan juga ada yang memainkan gitar untuk menghibur para peserta yang mengikuti kegiatan DV Run ini.
Pelajaran yang saya dapat yaitu kita seharusnya bersyukur kepada Tuhan karena diberikan kehidupan yang layak dan bisa bersekolah di Binus. Karena tidak banyak anak-anak diluar sana mendapatkan kehidupan yang layak dan bisa bersekolah. Di sekolah negri sekali pun.
Motivasi yang saya berikan adalah untuk semua adik-adik jalanan untuk tetap semangat untuk menjalankan hidupnya, jangan putus asa, karena semua kehendak itu di tangan Tuhan yang Maha Esa. Kita tidak tau yang akan terjadi keesokan hari, yang pastinya perbuatan dan usaha yang baik akan selalu membuahkan hasil.
Informasi anak jalanan di Indonesia saat ini masih juga banyak, karena kurangnya perhatian masyarakat sekitar terhadap mereka. Sebaiknya masyarakat lebih perhatian terhadap anak-anak jalanan memberikan bantuan semampunya untuk mereka. Tidak harus berlebihan tetapi secukup dan mampunya saja.
Sekian pengalaman saya tentang 5K Charity Run by KMBD Binus Universirty.






Tidak ada komentar:
Posting Komentar