Jumat, 19 Mei 2017

Proposal Kegiatan CB: Pancasila

Project Luar Kelas

CBDC – TFI


Character Building: Pancasila
Proposal Pengajaran di TK Regina Pacis Jakarta



UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
JAKARTA BARAT
PER 2017


Identitas Kelompok

NAMA
NIM
Kelas
Chynthia Robert
2001565863
LB51
Devina Taniara
2001578462
Dhia Zhafira
2001616914
Fendy Susanto
2001558624
Lyanna
2001558681
Monica Setiawan
2001611421
Ricky Renaldy
2001624286
Vivi Noviyanti
2001618541



BINUS UNIVERSITY
                          2016                           

HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL

Project Luar Kelas Character Building Pancasila
1. Judul Project                                       : Proposal Pengajaran di TK Regina Pacis Jakarta
2. Lokasi Project                                     : Regina Pacis
3. Kelompok target kegiatan                  : Anak-anak TK
4. Nama Anggota Kelompok                  : 1. Chynthia Robert
                                                                  2. Devina Taniara
                                                                  3. Dhia Zhafira
                                                                  4. Fendy Susanto
                                                                  5. Lyanna
                                                                  6. Monica Setiawan
                                                                  7. Ricky Renaldy 
                                                                  8. Vivi Noviyanti
5. Mata Kuliah                                        : Character Building Pancasila
6. Kelas                                                   : LB51        
7. Dosen                                                  : DJoko Purnomo

Jakarta, 22 Maret 2017

Mengetahui
Djoko Purnomo
( .....................................................)
Dosen CB Pancasila

Ketua Kelompok
Vivi Novianty
(....................................................)



Bab I

Latar Belakang

Pendidikan merupakan hal yang penting dan wajib didapatkan oleh setiap orang. Setiap warga negara Indonesia memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan. Menurut Kamus Bahasa Indonesia, pendidikan adalah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau kelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. Dan pada dasarnya, pendidikan itu sendiri telah diterima oleh setiap orang tanpa terkecuali sejak usia dini.
Dimulai dari anak pada usia dini, pendidikan termasuk faktor penting yang menunjang pengetahuan anak. Namun, sesuai dengan perkembangan jaman, anak-anak pada usia dini sangat sering menerima pendidikan dari gadget dan game-game. Hal tersebut tidaklah salah. Namun, karena adanya pendidikan dari aplikasi game yang menyebar luas, anak-anak tidak ditanamkan mengenai pentingnya penerapan Pancasila dalam pendidikan.
Pancasila itu sendiri adalah dasar Negara Indonesia. Tetapi, banyak masyarakat yang tidak menerapkannya. Meskipun setiap sekolah melangsungkan “upacara bendara” beserta pembacaan teks pancasila, masih banyak anak-anak yang tidak menerapkan pancasila tersebut dalam kehidupannya, padahal pada usia 4-6 tahun (usia dini), merupakan masa dimana informasi dapat diserap dengan mudah dan cepat. Pemberian materi mengenai Pancasila bagi anak-anak tidaklah harus secara detail dan formal, namun dapat dilakukan secara kreatif karena banyak anak-anak yang jenuh dengan pemberian materi yang tidak sesuai dengan tingkat kepahaman mereka. Oleh karena itu, yang dibutuhkan ialah inovasi dalam penyampaian materi. Inovasi yang dimaksud adalah penggabungan proses belajar ke arah yang lebih menyenangkan, sehingga terbentuklah suatu proses belajar yang dapat diminati oleh anak-anak.
Dari beberapa faktor dan pengertian diatas, kami mengambil langkah kecil untuk memberikan materi pendidikan yang masih berhubungan dengan norma Pancasila dengan proses penyampaian yang lebih menarik lagi. Agar pendidikan dapat terus diminati dan digemari oleh anak-anak. Selain itu agar terbentuknya generasi Bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi ideologi atau dasar Negara Indonesia, yaitu Pancasila.



Bab II

Masalah Yang Diangkat


Berdasarkan latar belakang diatas dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
11.      Apakah arti dari pendidikan berkarakter sesuai Pancasila?
22.      Apa fungsi dan tujuan dari  pendidikan berkarakter yang sesuai dengan Pancasila?
33.      Apa pentingnya penerapan Pancasila kepada anak usia dini?
44.      Bagaimana penerapan pendidikan berkarakter yang sesuai dengan Pancasila kepada anak usia dini, agar dapat diterapkan ke dalam kehidupan sehari-hari?

 




BAB III

Metode Kegiatan

3.1 Pembukaan dan Penutupan

Sebelum memulai kelas akan ada kegiatan berdoa sesuai kepercayaan masing – masing, agar memulai kebiasaan untuk berdoa sebelum melakukan berbagai kegiatan dan aktivitas yang dilakukan sehari – hari. Setelah berdoa, kami akan memulai pelajaran dengan bernyanyi, agar menciptakan suasana yang menyenangkan. Setelah selesai sesi pelajaran, kami akan menutup kegiatan dengan memberikan hadiah maupun makanan kecil, agar adik – adik merasa senang diberi hadiah.

3.2 Pembelajaran di Kelas

Materi pembelajaran akan dibawakan oleh kelompok kami dalam berjumlah  8 orang. Pada setiap pertemuan, akan ada 4 orang dari kelompok kami yang akan mengajar, dimana 4 orang ini akan dibagi menjadi 2 kelas, sehingga masing-masing kelas diisi 2 orang pengajar. Materi pembelajaran akan dilaksanakan didalam kelas dan diberikan secara tatap muka kepada adik – adik di TK Regina Pacis.
Setelah melakukan kegiatan berdoa, kami akan langsung memulai kegiatan yang telah kami siapkan. Materi yang akan bawakan pada pertemuan pertama yaitu sesuai dengan sila Pancasila yang pertama “KeTuhanan Yang Maha  Esa”. Kami akan mengajak adik-adik untuk menyanyikan lagu Happy Ya-Ya-Ya dan melakukan aktifitas  menyirami tanaman-tanaman yang ada di lingkungan sekitar sekolahan, sebagaimana yang kita ketahui segala sesuatu yang ada di alam berasal dari Tuhan.
Selanjutnya pada pertemuan kedua, materi yang akan kami bawakan sesuai dengan Pancasila sila kedua yang berbunyi “Kemanusian yang adil dan beradab”. Pada pertemuan ini kami akan membawakan sejumlah makanan yang akan dibagikan kepada adik-adik dan melihat reaksi mereka saat makan bersama. Ini bertujuan untuk mengajarkan kepada adik-adik untuk bersikap adil dan saling berbagi kepada teman-temannya.
Pada pertemuan ketiga materi yang akan disampaikan kepada adik-adik ialah belajar PBB baris-berbaris. Materi ini kita angkat berdasarkan Pancasila sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia”.
Pada pertemuan keempat, materi yang diberikan berdasarkan Pancasila sila yang keempat yakni “Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawartan perwakilan”. Kami akan mengajak adik-adik untuk membersihkan lingkungan sekitar dan juga memisahkan sampah yang berunsur plastik dan sampah organik (daun, ranting).
Pada pertemuan terakhir yaitu pertemuan kelima kami akan membawakan materi yang berdasarkan Pancasila sila kelima yaitu “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”. Pada pertemuan ini kami akan memberikan games ke adik-adik. Games ini akan ada pemenangnya. Tujuannya agar melihat adik-adik apakah bersemangat untuk mengejar menjadi pemenang. Kemudian kita juga akan melakukan perpisahan dengan adik-adik TK Regina Pacis.
Mengenai suasana kelas, kami akan berusaha untuk membuat suasana kelas yang kondusif untuk setiap kegiatan dalam artian bahwa kami akan membuat adik – adik untuk aktif berpartisipasi mengerjakan pekerjaan yang diberikan selama sesi berlangsung. Selain itu, kami juga akan berusaha untuk memerhatikan setiap anak , agar tidak adanya rasa iri apalagi benci. Ada pepatah “Jika tak kenal, maka tak sayang” maka dari itu, kami akan berusaha untuk mendekatkan diri dengan adik – adik ini agar proses kegiatan berjalan dengan lebih baik.
Dengan materi yang dibawakan oleh kami, kami berharap bahwa kami dapat mengembangkan mengembangkan diri adik – adik di TK Regina Pacis menjadi lebih mengerti dan lebih memahami tentang maksud Pancasila, kami juga berharap adik – adik dapat mengamalkan dan menjalankan nilai-nilai Pancasila ke depannya.


BAB VI

Teori Konsep

Pendidikan karakter telah menjadi perhatian berbagai negara dalam rangka mempersiapkan generasi yang berkualitas, bukan hanya untuk kepentingan individu warga negara, tetapi juga untuk warga masyarakat secara keseluruhan. Pendidikan karakter dapat diartikan sebagai the deliberate us of all dimensions of school life to foster optimal character development (usaha kita secara sengaja dari seluruh dimensi kehidupan sekolah/madrasah untuk membantu pembentukan karakter secara optimal.
Pendidikan karakter ini sangat penting, terutama pendidikan karater yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.Akhir-akhir ini kalangan orangtua, pemerintah, dunia pendidikan dan bahkan seluruh lapisan masyarakat sedang resah dengan adanya krisis keteladanan yang sedang melanda negeri ini. Pancasila sebagai pandangan dasar hidup serta ideologi Negara telah jauh ditinggalkan. Peranan pancasila sebagai nilai kehidupan pun telah jauh dari harapan. Krisis ini dibuktikan dengan meningkatnya pergaulan bebas, maraknya angka kekerasan anak-anak dan remaja, kejahatan terhadap teman, pencurian remaja, kebiasaan menyontek, penyalahgunaan obat-obatan, pornografi, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, pendidikan karakter yang sesuai dengan Pancasila sangat penting untuk diterapkan kepada seluruh rakyat Indonesia, terutama pada anak usia dini yang berumur 4-6 tahun. Pada usia 4-6 tahun merupakan masa emas dimana mereka dapat menyerap informasi secara mudah dan cepat. Pemberian materi mengenai Pancasila bagi anak-anak tidaklah harus secara detail dan formal, namun dapat dilakukan secara kreatif dan menyenangkan.
Adapun nilai-nilai karakter yang terdapat dalam sila-sila Pancasila adalah sebagai berikut:
1.      Ketuhanan yang Maha Esa
Nilai-nilai karakter yang terdapat dalam sila ini adalah saling menghormati, bersikap toleransi, berkerja sama dan tidak memaksakan seseorang untuk menganut agama tertentu.
2.      Kemanusiaan yang Adil dan Beradab
Melalui sila ini, ditegaskan bahwa manusia wajib memperlakukan sesamanya dengan baik, mengakui adanya Hak Asasi Manusia (HAM) dan melaksanakannya dan mengakui adanya persamaan hak.  Setiap orang harus mampu mengembangkan sikap saling mencintai, menghormati, tenggang rasa serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
3.      Persatuan Indonesia
Sila ini menjadi landasan utama pemersatu keragaman bangsa. Kesatuan dan kepentingan bangsa berada di atas segala-galanya. Rasa kebanggaan dan bertanah air Indonesia harus dimiliki oleh setiap warga Negara.
4.      Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan
Pada sila keempat ini mengajarkan agar selalu menjadikan musyawarah sebagai jalan untuk mengambil keputusan bersama.
5.      Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Manusia adalah makhluk homosapiens yang selalu saja bergantung kepada orang lain. Oleh karena itu, setiap manusia wajib membina hubungan sosial yang baik terhadap sesame. Karakter inilah yang ditegaskan dalam sila kelima ini.
Nilai-nilai karakter tersebut harus diajarkan sedini mungkin, agar anak didik yang merupakan masa depan bangsa bisa benar-benar memahami makna sesungguhnya dari pancasila. Oleh karena itu, kami ingin mengajarkan anak – anak Playgroup Regina Pacis mengenai Pancasila melalui pembejaran yang kreatif yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari – hari.



Bab V

Rencana Kegiatan

Berikut adalah rencana kegiatan yang akan kami laksanakan:
Hari : Selasa
Lokasi : TK Regina Pacis
Pada rancangan kegiatan ini, kami merencanakan bahwa, kami akan melakukan sesi pada setiap hari Selasa dimana waktu pelaksanaan berlangsung di antara jam 7 sampai jam 9 pagi.Kegiatan ini akan dilakukan oleh kelompok kami yang berjumlah 8 orang. Pada rencana yang sudah disepakati sebelumnya, setiap pertemuan pada kegiatan ini, kami akan mengajar dua kelas anak TK. Dimana satu kelas diajarkan oleh dua orang dari kelompok kami.
Kami akan memberi aktivitas ataupun kegiatan kepada anak-anak TK yang berhubungan dengan nilai-nilai Pancasila, seperti mengajarkan cara berkenalan serta berteman baik dengan satu sama lain, mengajarkan suatu karya seni origami dasar, serta mengajarkan cara menyiram tanaman, dsb. Setiap kegiatan akan kami awali dan akhiri dengan berdoa dan bernyanyi bersama.Tujuan utama adanya rencana kegiatan ini adalah kami dapat membimbing anak-anak TK menjadi anak yang lebih baik dan cerdas serta menambahkan kreatifitas mereka dari sejak dini.







 Lampiran

Pertemuan
Aktifitas
Pengajar
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
·         Menyiram tanaman
·         Menyanyikan lagu happy ya-ya-ya
·         Chynthia Robert
·         Dhia Zhafira
·         Lyanna
·         Vivi Novianty
2.  Kemanusiaan yang adil dan beradab
·         Makan bersama dengan melatih kesadaran adik-adik untuk adil
·         Devina Taniara
·         Fendy Susanto
·         Monica Setiawan
·         Ricky Renaldy
3. Persatuan Indonesia
·         Baris berbaris
·         Chynthia Robert
·         Dhia Zhafira
·         Lyanna
·         Vivi Novianty
4. Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebikjasanaan Permusyarawatan Perwakilan
·         Membersihkan lingkungan sekolah
·         Memisahkan sampah pelastik dan daun-daunan
·         Devina Taniara
·         Fendy Susanto
·         Monica Setiawan
·         Ricky Renaldy
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
·         Games
·         Chynthia Robert
·         Devina Taniara
·         Dhia Zhafira
·         Fendy Susanto
·         Lyanna
·         Monica Setiawan
·         Ricky Renaldy
·         Vivi Novianty



Daftar Pustaka

http://candycoffin.blogspot.co.id/2015/03/fungsi-pancasila-bagi-indonesia.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar