Senin, 18 Desember 2017

Proposal CB: Kewarganegaraan

Project Luar Kelas

CBDC – TFI




Character Building: Kewarganegaraan
Proposal Sosialisasi Kesadaran dan Cinta Lingkungan di SDN 21 Jakarta



UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
JAKARTA BARAT
2017


Identitas Kelompok

NAMA
NIM
Kelas
Chynthia Robert
2001565863
LC51
Lyanna
2001558681
Veren Chriszabel J
2001563580
Melisa
2001584326
Venty M Aliwi
2001566512
Ravi Darmawan
2001538276



BINUS UNIVERSITY
                                                              2016                           

HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL

Project Luar Kelas Character Building Kewarganegaraan
1. Judul Project                                       : Proposal Pengajaran di SDN 21 Palmerah, Jakarta Barat
2. Lokasi Project                                     : SDN 21 Jakarta
3. Kelompok target kegiatan                  : Anak-anak SD
4. Nama Anggota Kelompok                  : 1. Chynthia Robert
                                                                  2. Lyanna
                                                                  3. Melisa
                                                                  4. Veren Chriszabel J
                                                                  5. Venty M Aliwi
                                                                  6. Ravi Darmawan
5. Mata Kuliah                                        : Character Building Kewarganegaraan
6. Kelas                                                   : LC51        
7. Dosen                                                  : Rina Patriana Chairiyani


Jakarta, 02 Oktober 2017

Dosen CB Kewarganegaraan

 (Rina Patriana Chairiyani)


Ketua Kelompok

(Lyanna)




Bab I

Pendahuluan

1.1.           Latar Belakang

Sebagai mahasiswa yang peduli akan lingkungan sekitar dan sebagai generasi penerus bangsa, hakikatnya kami memiliki peran dalam memajukan dan memelihara lingkungan negara melalui peningkatan kualitas disiplin dan kesadaran masyarakatnya terhadap lingkungan, terutama dalam pelestarian lingkungan dan pemeliharaan sumberdaya alam. Lingkungan merupakan salah satu bagian yang terpenting dalam dunia ini. Lingkungan berperan penting bagi kelangsungan hidup semua makhluk di dunia.
Kesadaran akan memelihara dan peduli akan lingkungan sekitar mulai menjadi topik dunia ketika manusia mulai merasakan dampaknya, yakni banyaknya bencana yang terjadi di bumi ini akibat ulah manusia itu sendiri, seperti penebangan pohon-pohon di hutan tanpa memikirkan apa yang akan terjadi setelahnya, sehingga mengakibatkan banjir, tanah longsor, pencemaran air akibat limbah industri, dan sebagainya.
Dalam kondisi seperti ini, lingkungan hidup perlu dikelola dengan sangat baik sehingga dapat memberikan manfaat untuk kehidupan manusia di masa yang akan datang. Pendidikan adalah salah satu sarana yang paling tepat untuk memberikan pemahaman bagi generasi sejak dini, agar mereka memahami dan menyadari betapa pentingnya pelestarian lingkungan hidup untuk kehidupan manusia di masa yang akan datang. Pendidikan lingkungan hidup adalah suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli terhadap lingkungan. Oleh karena itu kami sebagai mahasiswa – mahasiswi penerus bangsa yang peduli akan lingkungan mencoba untuk mengedukasi generasi penerus bangsa mengenai betapa pentingnya pelestarian lingkungan dan mengetahui manfaat – manfaat dan apa yang harus di lakukan untuk memelihara lingkungan.

1.2.           Deskripsi  Situasi

Situasi yang kami pandang untuk menjalankan kegiatan ini dapat kita lihat bahwa kesadaran akan lingkungan semakin lama menurun. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pengetahuan mengenai kesadaran lingkungan sejak usia dini. Pembentukan karakter biasanya akan terjadi pada anak usia di bawah 10 tahun. Oleh karena itu, kami akan menjalankan kegiatan sosialisasi kesadaran dan cinta lingkungan kepada anak-anak kelas 1 dan 2 di SDN 21 Palmerah, Jakarta.

1.3.           Permasalahan

·         Bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekitar?
·         Mengapa kita harus mengedukasi generasi penerus bangsa dalam pemeliharaan lingkungan hidup?
·         Apa tujuan kita dalam pengelolaan lingkungan hidup ?

1.4.           Tujuan

·         Dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, kita harus memberikan edukasi atau pengetahuan mengenai betapa pentingnya pelestarian lingkungan hidup
·         Membuat generasi penerus bangsa sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan untuk kehidupan manusia di masa mendatang
·         Membuat lingkungan sekitar lebih terawat dan tetap terus terjaga serta membuat kehidupan manusia menjadi lebih baik di masa mendatang.

1.5.           Manfaat

Manfaat dari kegiatan yang akan kami laksanakan untuk membangun generasi muda akan kesadaran lingkungan agar menjadi lingkungan yang bersih dan tidak menimbulkan dampak yang buruk dimasa mendatang. Hal ini kami lakukan dengan melihat kasus-kasus yang ada di lingkungan sekitar. Maka banyak sekali manfaat yang akan kami ajarkan kepada generasi muda.


Bab II

Metode Kegiatan

2.1 Bentuk dan Rencana Kegiatan

Konsep yang akan kami bawakan berlatarbelakang keceriaan yang membuat anak-anak menjadi semangat, kreatif, serta aktif dalam pengetahuan yang akan kami sampaikan di kelas maupun diluar kelas.
Materi pembelajaran akan dibawakan oleh kelompok kami dalam berjumlah  6 orang. Pada setiap pertemuan, akan ada 6 orang dari kelompok kami yang akan mengajar, dimana 6 orang ini akan dibagi menjadi 2 kelompok, sehingga masing-masing kelas diisi oleh 3 orang pengajar. Materi akan di sampaikan di dalam kelas secara tatap muka dan juga akan dipraktekkan langsung diluar kelas di SDN 21 Palmerah, Jakarta.
Setelah berdoa bersama, kita akan langsung memberikan sosialisasi kepada murid-murid disana. Untuk pertemuan pertama, kami akan mensosialisasikan kesadaran akan kebersihan lingkungan. Kita akan menjelaskan dampak-dampak negatif dan positif mejaga kebersihan lingkungan. Menjelaskan kenapa harus menjaga kebersihan lingkungan. Serta kami akan memutarkan video tentang Kesadaran dan Cinta Lingkungan. Setelah sosialisasi, kami akan mengajak para murid-murid untuk membersihkan lingkungan sekitar kelas dan juga halaman sekolah.
Pada pertemuan kedua kita akan melakukan kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya tanaman hijau untuk lingkungan kita. Untuk diluar kelasnya kita akan melakukan kegiatan menanam beberapa jenis tanaman untuk disimpan disekitar lingkungan. Ini bertujuan agak anak-anak tahu untuk bagaimana cara untuk melestarikan lingkungan sekitar. Serta anak-anak tahu hal yang sederhana untuk menjaga lingkungan
Pada pertemuan ketiga kita akan mensosialisasikan kepada anak-anak mengenai pentingnya kita merawat tanaman disekitar kita dan cara untuk merawat lingkungan disekitarnya. Kegiatan diluar kelasnya kami akan mengajak anak-anak untuk menyirami tanaman yang ada disekitar lingkungan sekolah dan mengajak untuk merawatnya dengan memotongin dahan yang sudah layu.
Pada pertemuan keempat kita akan mensosialisasikan mengenai jenis-jenis sampah seperti organik dan non organik. Memberitahu mereka apa perbedaanya dan bagaimana sampah tersebut terurai. Lalu, kita akan mengajak anak-anak untuk mengumpulkan sampah dan dikelompokan organik dan non organiknya. Mengingat ini adalah pertemuan terakhir, kami akan membuat Lomba yang bertema “Kesadaran dan Cinta Lingkungan” sehingga kami dapat mengetahui bahwa murid-murid tersebut memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pelestarian lingkungan.
Mengenai suasana kelas, kami akan berusaha untuk membuat suasana kelas yang kondusif untuk setiap kegiatan, yang berarti bahwa kami akan membuat adik – adik untuk aktif berpartisipasi mengerjakan pekerjaan yang diberikan selama sesi berlangsung. Selain itu, kami juga akan berusaha untuk memerhatikan setiap anak. Ada pepatah “Jika tak kenal, maka tak sayang” maka dari itu, kami akan berusaha untuk mendekatkan diri dengan anak-anak ini agar proses kegiatan berjalan dengan lebih baik.
Dengan materi yang dibawakan oleh kami, kami berharap bahwa kami dapat mengembangkan pengetahuan anak-anak di SDN 21 Palmerah, Jakarta, sehingga menjadi lebih mengerti dan lebih memahami tentang maksud Pancasila, kami juga berharap adik – adik dapat terus menjaga dan mencintai lingkungan sekitar.

2.2 Tempat dan Waktu Pelaksanaan

Kegiatan ini akan dilaksanakan pada 4 sesi
·         Sesi pertama    : Rabu, 11 Oktober 2017
·         Sesi kedua       : Rabu, 18 Oktober 2017
·         Sesi ketiga       : Rabu, 25 Oktober 2017
·         Sesi keempat   : Rabu, 1 Oktober 2017

Waktu             : 13.00 – 15.00 WIB
Tempat            : SDN 21 Palmerah
Jl.Palmerah Barat No.21 RT 09/ RW 015, Palmerah, Jakarta Barat.


BAB III

Teori Konsep

Pada kegiatan CB Kewarganegaraan ini yang kami angkat pada saat ini adalah Sosialisasi Kesadaran dan Cinta Lingkungan. Tema yang ingin kami ambil yakni di lingkungan anak Sekolah Dasar. Alasan mengapa kami mengambil konsep di area sekolah terutama di daerah Sekolah Dasar yaitu karater yang terdapat pada anak Sekolah Dasar masih mudah untuk dibentuk dan di arahkan agar mereka memiliki kesadaran dan cinta terhadap lingkungan. Kegiatan kami diangkat dari Teori Nilai dan Norma Sosial dan Teori Hak-Hak Warga Negara.
Norma adalah sebuah fakta sosial yang tidak dapat kita bantah keberadaannya. Dalam kehidupan kita sehari-hari kita akan selalu hidup dalam norma tertentu, contohnya seperti di rumah ada norma kekeluargaan dan di tempat lainnya. Norma terdapat dua hal dalam diri sendiri setiap individu. Yang pertama, norma mendorong setiap masyarakat untuk melakukan sesuatu dengan apa yang seharusnya dilakukan. Pada sisi yang lain norma juga memuat larangan-larangan yang tidak patut dilakukakan. Yang kedua, norma juga disatu sisi memuat sangsi apa hukuman yang diberikan kepada orang yang melanggar norma, pada sisi lain memberi dukungan kepada orang yang tidak melanggar norma.
Nilai sebagai sesuatu yang ingin kita wujudkan atau perjuangkan, sesuatu yang kita setujui dan kita sukai, yang menarik dan yang punya arti. Nilai merupakan dasar bagi kita untuk mengevaluasi prilaku kita sendiri, orang lain atau suatu objek dan peristiwa. Nilai biasanya dating dalam pasangan nilai-niali positif dan negatif, seperti menjadi berani atau pengecut, pekerja keras atau malas.
Terdapat berbagai jenis norma. Norma yang kami fokuskan adalah Norma Moral dan Norma Internal yaitu suara hati. Moral berkaitan dengan baik-buruknya manusia. Menurut Suseno ada tiga prinsip moral yaitu Prinsip Sikap Baik, Prinsip Keadilan dan Prinsip Kehormatan. Prinsip sikap baik merupakan prinsip yang sangat besar dalam kehidupan manusia, menurut Suseno prinsip ini harus diutamakan dari prinsip lainnya. Keadilan yang dimaksud adalah memberika kepada siapa saja yang menjadi haknya. Prinsip hormat pada diri sendiri merupakan setiap manusia wajib untuk selalu memperlakukan diri sendiri sebagai sesuatu yang bernilai pada dirinya sendiri.
Norma Internal yaitu suara hati adalah kesadaran moral kita dalam situasi konkrit dalam pusat kepribadian kita yang disebut hati. Jadi sebagai individu kita sadar apa yang kita tuntut. Meskipun banyak pihak yang mengatakan sesuatu kepada kita, kita tetap memutuskan dengan suara hati kita. Fungsi norma itu sendiri adalah untuk mengkoordinasikan harapan masyarakat dalam keseimbangan interaksi. Norma ini mengatur berbagai fenomena seperti hak milik, kontrak, bentuk komunikasi, dan konsep keadilan. Jadi intinya norma yang dimiliki atau yang mengatur sekelompok masyarakat belum tentu sesuai dengan suatu kelompok atau masyarakat.
Kami menggunakan Teori Hak-Hak Warga Negara. Hak merupakan sesuatu yang kita peroleh secara kodrati sebagai individu dan ciptaan Tuhan. Hak kita sebagai manusia disebut sebagai Hak Asasi.
Dalam Pasal 28 C ayat 1 bahwa setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan umat manusia. Oleh karena itu sebagai generasi penerus bangsa, mereka berhak mendapatkan pengetahuan dalam pelestarian lingkungan hidup demi kualitas hidup manusia di masa yang akan dating.
Dalam Pasal 28 C ayat 2 bahwa setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya. Oleh karena itu kami sebagai mahasiswa berhak untuk memperjuangkan hak kami untuk membangun kualitas masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.





 Lampiran

Pertemuan
Aktifitas
Pengajar
1. Membersihkan lingkungan  
·         Sosialisasi
·         Membersihkan kelas dan sekitarnya  
·         Lyanna
·         Chynthia Robert
·         Venty M Aliwi
·         Melisa
·         Veren Chriszabel J
·         Ravi Darmawan
2.  Tanaman
·         Sosialisasi
·         Mengajak untuk menanam pohon sederhana  
3. Merawat lingkungan
·         Sosialisasi
·         Menyiram dan merawat tanaman
4. Sampah
·         Sosialisasi
·         Mengajak untuk membersihkan lingkungan sekitar serta memisahkan sampahnya  
·         Lomba


Daftar Pustaka


http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/31082/Chapter%20I.pdf;jsessionid=9557BF7BF1009300D43165C922D4F6A1?sequence=5

http://www.pontianakpost.co.id/pentingnya-menjaga-kebersihan-lingkungan-sekitar-0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar