Project Luar Kelas
CBDC
– TFI
Character
Building: Kewarganegaraan
Proposal
Sosialisasi Kesadaran dan Cinta Lingkungan di SDN 21 Jakarta
UNIVERSITAS
BINA NUSANTARA
JAKARTA
BARAT
2017
Identitas Kelompok
|
NAMA
|
NIM
|
Kelas
|
|
Chynthia Robert
|
2001565863
|
LC51
|
|
Lyanna
|
2001558681
|
|
|
Veren
Chriszabel J
|
2001563580
|
|
|
Melisa
|
2001584326
|
|
|
Venty M Aliwi
|
2001566512
|
|
|
Ravi Darmawan
|
2001538276
|
BINUS UNIVERSITY
2016
HALAMAN
PENGESAHAN PROPOSAL
Project Luar Kelas Character
Building Kewarganegaraan
1.
Judul Project :
Proposal Pengajaran di SDN 21 Palmerah,
Jakarta Barat
2.
Lokasi Project :
SDN 21 Jakarta
3.
Kelompok target kegiatan :
Anak-anak SD
4.
Nama Anggota Kelompok : 1. Chynthia Robert
2. Lyanna
3. Melisa
4. Veren Chriszabel J
5. Venty M Aliwi
6. Ravi Darmawan
5.
Mata Kuliah : Character Building Kewarganegaraan
6.
Kelas :
LC51
7.
Dosen :
Rina Patriana Chairiyani
Jakarta,
02 Oktober
2017
|
Dosen CB
Kewarganegaraan
(Rina Patriana Chairiyani)
|
Ketua Kelompok
(Lyanna)
|
Bab I
Pendahuluan
1.1. Latar Belakang
Sebagai mahasiswa
yang peduli akan lingkungan sekitar dan sebagai generasi penerus bangsa, hakikatnya kami memiliki peran dalam memajukan dan memelihara
lingkungan negara melalui
peningkatan kualitas disiplin dan kesadaran masyarakatnya terhadap lingkungan, terutama dalam
pelestarian lingkungan dan pemeliharaan sumberdaya alam. Lingkungan merupakan salah satu bagian yang terpenting
dalam dunia ini. Lingkungan berperan penting bagi kelangsungan hidup semua
makhluk di dunia.
Kesadaran
akan memelihara dan peduli akan
lingkungan sekitar mulai menjadi topik dunia ketika manusia mulai merasakan dampaknya,
yakni banyaknya bencana yang terjadi di bumi ini akibat ulah manusia itu
sendiri, seperti penebangan pohon-pohon di hutan tanpa memikirkan apa yang akan
terjadi setelahnya, sehingga mengakibatkan banjir, tanah longsor, pencemaran
air akibat limbah industri, dan sebagainya.
Dalam kondisi seperti ini,
lingkungan hidup perlu dikelola dengan sangat baik sehingga dapat memberikan manfaat untuk kehidupan
manusia di masa yang akan datang. Pendidikan adalah salah satu sarana yang
paling tepat untuk memberikan pemahaman bagi generasi sejak dini, agar mereka
memahami dan menyadari betapa pentingnya pelestarian lingkungan hidup untuk
kehidupan manusia di masa yang akan datang. Pendidikan lingkungan hidup adalah
suatu proses untuk membangun populasi manusia di dunia yang sadar dan peduli
terhadap lingkungan. Oleh karena itu kami sebagai mahasiswa –
mahasiswi penerus bangsa
yang peduli akan lingkungan mencoba
untuk mengedukasi generasi penerus bangsa mengenai betapa pentingnya
pelestarian lingkungan dan mengetahui manfaat – manfaat dan
apa yang harus di lakukan untuk memelihara lingkungan.
1.2.
Deskripsi Situasi
Situasi
yang kami pandang untuk menjalankan kegiatan ini dapat kita lihat bahwa
kesadaran akan lingkungan semakin lama menurun. Hal ini disebabkan oleh
kurangnya pengetahuan
mengenai kesadaran lingkungan sejak usia dini. Pembentukan karakter biasanya
akan terjadi pada anak usia di bawah 10 tahun. Oleh karena itu, kami akan
menjalankan kegiatan sosialisasi kesadaran dan cinta lingkungan kepada anak-anak
kelas 1 dan 2 di SDN 21 Palmerah,
Jakarta.
1.3.
Permasalahan
·
Bagaimana
cara meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekitar?
·
Mengapa
kita harus mengedukasi generasi penerus bangsa dalam pemeliharaan lingkungan
hidup?
·
Apa
tujuan kita dalam pengelolaan lingkungan hidup ?
1.4. Tujuan
·
Dalam
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, kita harus memberikan
edukasi atau pengetahuan mengenai betapa pentingnya pelestarian lingkungan
hidup
·
Membuat
generasi penerus bangsa sadar akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan
untuk kehidupan manusia di masa mendatang
·
Membuat
lingkungan sekitar lebih terawat dan tetap terus terjaga serta membuat
kehidupan manusia menjadi lebih baik di masa mendatang.
1.5. Manfaat
Manfaat
dari kegiatan yang akan kami laksanakan untuk membangun generasi muda akan
kesadaran lingkungan agar menjadi lingkungan yang bersih dan tidak menimbulkan
dampak yang buruk
dimasa mendatang. Hal ini kami lakukan dengan melihat
kasus-kasus yang ada di lingkungan sekitar. Maka banyak sekali manfaat yang
akan kami ajarkan kepada generasi muda.
Bab II
Metode Kegiatan
2.1 Bentuk dan Rencana Kegiatan
Konsep yang akan kami bawakan berlatarbelakang
keceriaan yang membuat anak-anak menjadi semangat, kreatif, serta aktif dalam
pengetahuan yang akan kami sampaikan di kelas maupun diluar kelas.
Materi
pembelajaran akan dibawakan oleh kelompok kami dalam berjumlah 6 orang. Pada setiap pertemuan, akan ada 6 orang dari kelompok kami yang akan mengajar, dimana 6 orang ini akan dibagi menjadi 2 kelompok, sehingga
masing-masing kelas diisi oleh 3 orang pengajar. Materi akan di sampaikan di dalam kelas secara
tatap muka dan juga akan dipraktekkan langsung diluar kelas di SDN 21 Palmerah, Jakarta.
Setelah berdoa bersama, kita akan langsung memberikan sosialisasi kepada
murid-murid disana. Untuk pertemuan pertama, kami akan mensosialisasikan
kesadaran akan kebersihan lingkungan. Kita akan menjelaskan dampak-dampak
negatif dan positif mejaga kebersihan lingkungan. Menjelaskan kenapa harus
menjaga kebersihan lingkungan. Serta kami akan memutarkan video tentang Kesadaran dan
Cinta Lingkungan. Setelah sosialisasi,
kami akan mengajak para murid-murid untuk membersihkan lingkungan sekitar kelas
dan juga halaman sekolah.
Pada
pertemuan kedua kita akan melakukan kegiatan sosialisasi mengenai pentingnya
tanaman hijau untuk lingkungan kita. Untuk diluar kelasnya kita akan melakukan
kegiatan menanam beberapa jenis tanaman untuk disimpan disekitar lingkungan.
Ini bertujuan agak anak-anak tahu untuk bagaimana cara untuk melestarikan
lingkungan sekitar. Serta anak-anak tahu hal yang sederhana untuk menjaga
lingkungan
Pada
pertemuan ketiga kita akan mensosialisasikan kepada anak-anak mengenai
pentingnya kita merawat tanaman disekitar kita dan cara untuk merawat
lingkungan disekitarnya. Kegiatan diluar kelasnya kami akan mengajak anak-anak
untuk menyirami tanaman yang ada disekitar lingkungan sekolah dan mengajak
untuk merawatnya dengan memotongin dahan yang sudah layu.
Pada
pertemuan keempat kita akan mensosialisasikan mengenai jenis-jenis sampah
seperti organik dan non organik. Memberitahu mereka apa perbedaanya dan
bagaimana sampah tersebut terurai. Lalu, kita akan mengajak anak-anak untuk
mengumpulkan sampah dan dikelompokan organik dan non organiknya. Mengingat ini
adalah pertemuan terakhir, kami akan membuat Lomba yang bertema “Kesadaran dan
Cinta Lingkungan” sehingga kami dapat mengetahui bahwa murid-murid tersebut
memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pelestarian lingkungan.
Mengenai
suasana kelas, kami akan berusaha untuk membuat suasana kelas yang kondusif
untuk setiap
kegiatan, yang berarti bahwa
kami akan membuat adik – adik untuk aktif berpartisipasi mengerjakan pekerjaan
yang diberikan selama sesi berlangsung. Selain itu, kami juga akan berusaha
untuk memerhatikan setiap anak. Ada pepatah “Jika tak kenal, maka tak sayang”
maka dari itu, kami akan berusaha
untuk mendekatkan diri dengan anak-anak ini agar proses kegiatan berjalan dengan lebih baik.
Dengan materi yang
dibawakan oleh kami, kami berharap bahwa kami dapat mengembangkan pengetahuan anak-anak
di SDN 21 Palmerah, Jakarta, sehingga menjadi lebih mengerti dan lebih memahami tentang maksud
Pancasila, kami juga berharap adik – adik dapat terus
menjaga dan mencintai lingkungan sekitar.
2.2 Tempat dan Waktu Pelaksanaan
Kegiatan
ini akan dilaksanakan pada 4 sesi
·
Sesi pertama :
Rabu, 11 Oktober 2017
·
Sesi kedua :
Rabu, 18 Oktober 2017
·
Sesi ketiga :
Rabu, 25 Oktober 2017
·
Sesi keempat :
Rabu, 1 Oktober 2017
Waktu : 13.00 – 15.00 WIB
Tempat : SDN 21 Palmerah
Jl.Palmerah Barat No.21 RT 09/ RW 015, Palmerah, Jakarta Barat.
BAB III
Teori Konsep
Pada
kegiatan CB Kewarganegaraan ini yang kami angkat pada saat ini adalah
Sosialisasi Kesadaran dan Cinta Lingkungan. Tema yang ingin kami ambil yakni di
lingkungan anak Sekolah Dasar. Alasan mengapa kami mengambil konsep di area
sekolah terutama di daerah Sekolah Dasar yaitu karater yang terdapat pada anak
Sekolah Dasar masih mudah untuk dibentuk dan di arahkan agar mereka memiliki kesadaran dan cinta terhadap lingkungan. Kegiatan kami diangkat dari Teori Nilai dan Norma
Sosial dan Teori Hak-Hak Warga Negara.
Norma adalah sebuah fakta
sosial yang tidak dapat kita bantah keberadaannya. Dalam kehidupan kita
sehari-hari kita akan selalu hidup dalam norma tertentu, contohnya seperti di
rumah ada norma kekeluargaan dan di tempat lainnya. Norma terdapat dua hal dalam
diri sendiri setiap individu. Yang pertama, norma mendorong setiap masyarakat
untuk melakukan sesuatu dengan apa yang seharusnya dilakukan. Pada sisi yang
lain norma juga memuat larangan-larangan yang tidak patut dilakukakan. Yang
kedua, norma juga disatu sisi memuat sangsi apa hukuman yang diberikan kepada
orang yang melanggar norma, pada sisi lain memberi dukungan kepada orang yang
tidak melanggar norma.
Nilai sebagai sesuatu yang
ingin kita wujudkan atau perjuangkan, sesuatu yang kita setujui dan kita sukai,
yang menarik dan yang punya arti. Nilai merupakan dasar bagi kita untuk
mengevaluasi prilaku kita sendiri, orang lain atau suatu objek dan peristiwa.
Nilai biasanya dating dalam pasangan nilai-niali positif dan negatif, seperti
menjadi berani atau pengecut, pekerja keras atau malas.
Terdapat berbagai jenis
norma. Norma yang kami fokuskan adalah Norma Moral dan Norma Internal yaitu
suara hati. Moral berkaitan dengan baik-buruknya manusia. Menurut Suseno ada
tiga prinsip moral yaitu Prinsip Sikap Baik, Prinsip Keadilan dan Prinsip
Kehormatan. Prinsip sikap baik merupakan prinsip yang sangat besar dalam
kehidupan manusia, menurut Suseno prinsip ini harus diutamakan dari prinsip
lainnya. Keadilan yang dimaksud adalah memberika kepada siapa saja yang menjadi
haknya. Prinsip hormat pada diri sendiri merupakan setiap manusia wajib untuk
selalu memperlakukan diri sendiri sebagai sesuatu yang bernilai pada dirinya
sendiri.
Norma Internal yaitu suara
hati adalah kesadaran moral kita dalam situasi konkrit dalam pusat kepribadian
kita yang disebut hati. Jadi sebagai individu kita sadar apa yang kita tuntut.
Meskipun banyak pihak yang mengatakan sesuatu kepada kita, kita tetap
memutuskan dengan suara hati kita. Fungsi norma itu sendiri adalah untuk
mengkoordinasikan harapan masyarakat dalam keseimbangan interaksi. Norma ini
mengatur berbagai fenomena seperti hak milik, kontrak, bentuk komunikasi, dan
konsep keadilan. Jadi intinya norma yang dimiliki atau yang mengatur sekelompok
masyarakat belum tentu sesuai dengan suatu kelompok atau masyarakat.
Kami menggunakan Teori
Hak-Hak Warga Negara. Hak merupakan sesuatu yang kita peroleh secara kodrati
sebagai individu dan ciptaan Tuhan. Hak kita sebagai manusia disebut sebagai
Hak Asasi.
Dalam Pasal 28 C ayat 1
bahwa setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan
dasarnya, berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu
pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya
dan demi kesejahteraan umat manusia. Oleh karena itu sebagai generasi penerus
bangsa, mereka berhak mendapatkan pengetahuan dalam pelestarian lingkungan
hidup demi kualitas hidup manusia di masa yang akan dating.
Dalam Pasal 28 C ayat 2
bahwa setiap orang berhak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya
secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa dan negaranya. Oleh karena
itu kami sebagai mahasiswa berhak untuk memperjuangkan hak kami untuk membangun
kualitas masyarakat yang peduli terhadap lingkungan.
Lampiran
|
Pertemuan
|
Aktifitas
|
Pengajar
|
|
1. Membersihkan
lingkungan
|
·
Sosialisasi
·
Membersihkan kelas dan
sekitarnya
|
·
Lyanna
·
Chynthia Robert
·
Venty M Aliwi
·
Melisa
·
Veren Chriszabel J
·
Ravi Darmawan
|
|
2. Tanaman
|
·
Sosialisasi
·
Mengajak untuk menanam pohon
sederhana
|
|
|
3. Merawat
lingkungan
|
·
Sosialisasi
·
Menyiram dan merawat tanaman
|
|
|
4. Sampah
|
·
Sosialisasi
·
Mengajak untuk membersihkan
lingkungan sekitar serta memisahkan sampahnya
·
Lomba
|
Daftar Pustaka
http://repository.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/31082/Chapter%20I.pdf;jsessionid=9557BF7BF1009300D43165C922D4F6A1?sequence=5
http://www.pontianakpost.co.id/pentingnya-menjaga-kebersihan-lingkungan-sekitar-0

Tidak ada komentar:
Posting Komentar